Wakil Ketua DPRD Soroti Kondisi Asrama Putri Mahasiswa Gorontalo di Bandung, Desak Segera Direhabilitasi

Lisanrakyat.com – Wakil Ketua I DPRD Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa, menyoroti kondisi memprihatinkan asrama putri mahasiswa Gorontalo di Bandung. Keluhan tersebut disampaikan mahasiswa kepadanya terkait bangunan yang rusak parah dan sering mengalami kebocoran saat hujan.

Pernyataan ini disampaikan Ridwan saat Rapat Kerja Anggaran (RAK) Perubahan APBD Tahun 2025 bersama Biro Hukum Provinsi Gorontalo di ruang Dulohupa DPRD, Kamis (22/08/2025).

Menurut Ridwan, asrama yang dikelola oleh sebuah yayasan itu kini tidak lagi memiliki kemampuan keuangan untuk melakukan perbaikan. Ia pun menyambut baik rencana pengalihan aset asrama tersebut ke Pemerintah Provinsi Gorontalo.

Baca Juga :  Hamzah Muslimin Serap Aspirasi Warga Tenilo, Ibu-Ibu Paling Antusias Sampaikan Keluhan

“Saya dengar asrama itu akan dialihkan menjadi aset pemerintah provinsi. Kalau itu bisa direalisasikan, maka pemerintah dapat mengalokasikan anggaran renovasi untuk mendukung kenyamanan mahasiswa,” ujar Ridwan.

Ridwan menambahkan bahwa nilai aset berkisar antara Rp2 hingga Rp3 miliar, sementara kebutuhan renovasi cukup dengan anggaran sekitar Rp500 juta.

Baca Juga :  Konsolidasi Internal, Fraksi PDI Perjuangan Kokohkan Peran dalam Pembahasan APBD 2026

“Asrama ini bukan sekadar tempat tinggal, tapi bagian penting dari upaya membangun kualitas SDM. Kalau ada pokok pikiran saya, mungkin akan saya arahkan ke situ. Mahasiswa sudah lama mengeluh, tapi bingung harus mengadu ke siapa karena masih dikelola yayasan,” tambahnya.

Terakhir ia meminta Biro Hukum untuk segera menyiapkan langkah-langkah teknis agar proses pengalihan aset dapat segera dituntaskan dan ditangani secara resmi oleh pemerintah provinsi

Baca Juga :  DPRD Gorontalo Setujui Ranperda Pengarusutamaan Gender Jadi Perda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *