Reses Hamzah Muslimin di Pohe, Aspirasi Beasiswa Kuliah Langsung Direspons

Anggota DPRD Provinsi Gorontalo dari Daerah Pemilihan (Dapil) I Kota Gorontalo, Hamzah Muslimin, menggelar kegiatan reses masa persidangan kedua tahun 2025–2026 di Kelurahan Pohe, Kecamatan Hulonthalangi. Kamis 5/2/2026. (Foto : Redaksi)

Lisanrakyat.com , GORONTALO – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo dari Daerah Pemilihan (Dapil) I Kota Gorontalo, Hamzah Muslimin, menggelar kegiatan reses masa persidangan kedua tahun 2025–2026 di Kelurahan Pohe, Kecamatan Hulonthalangi. Momentum tersebut dimanfaatkan warga untuk menyampaikan langsung berbagai kebutuhan dan persoalan yang mereka hadapi.

Kegiatan reses turut dihadiri perwakilan Dinas Sosial Provinsi Gorontalo, Dinas Perikanan dan Kelautan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pohe, serta Babinsa, sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam menyerap aspirasi masyarakat.

Hamzah Muslimin menyampaikan bahwa aspirasi yang paling banyak dan cukup panjang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah permintaan bantuan mesin tempel bagi nelayan. Bantuan tersebut diharapkan dapat bersumber dari anggaran Pemerintah Provinsi Gorontalo guna menunjang aktivitas melaut dan meningkatkan kesejahteraan nelayan setempat.

Baca Juga :  Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo Pastikan Kepesertaan BPJS Pekerja di Kabupaten Gorontalo Berjalan Baik

Selain sektor perikanan, warga juga mengusulkan bantuan bagi pelaku UMKM serta dukungan untuk masjid, khususnya program yang berkaitan dengan pembinaan dan pemberdayaan remaja.

“Aspirasi masyarakat cukup beragam. Yang paling alot memang soal bantuan mesin tempel nelayan. Selain itu ada juga permintaan bantuan UMKM dan bantuan masjid, terutama yang menyasar kegiatan remaja,” ungkap Hamzah.

Anggota DPRD Provinsi Gorontalo dari Daerah Pemilihan (Dapil) I Kota Gorontalo, Hamzah Muslimin, menggelar kegiatan reses masa persidangan kedua tahun 2025–2026 di Kelurahan Pohe, Kecamatan Hulonthalangi.

Dalam kesempatan itu, Hamzah juga menanggapi aspirasi terkait beasiswa pendidikan tinggi. Ia menjelaskan bahwa program beasiswa tersebut telah masuk dalam pokok-pokok pikiran (pokir) miliknya. Untuk tahun ini, tersedia kuota beasiswa bagi sepuluh mahasiswa, dengan enam kuota yang masih terbuka.

Baca Juga :  Paripurna ke-43: DPRD dan Pemprov Gorontalo Sepakat Kawal Ranperda APBD 2026

“Selama kuota masih tersedia dan persyaratan terpenuhi, beasiswa bisa langsung diberikan. Ini bagian dari komitmen kami agar aspirasi masyarakat tidak hanya didengar, tetapi juga langsung ditindaklanjuti,” jelasnya.

Hamzah menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat Kelurahan Pohe akan dicatat dan diperjuangkan melalui mekanisme DPRD, dengan perhatian khusus pada kebutuhan nelayan sebagai prioritas utama ke depan.

“Semua masukan masyarakat akan kami tampung. Khusus untuk nelayan, ini menjadi perhatian serius dan akan kami perjuangkan dalam perencanaan selanjutnya,” tutup Hamzah

Baca Juga :  Femmy Udoki: Perda Pengarusutamaan Gender Jadi Tonggak Pembangunan Berkeadilan di Gorontalo

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *