Erwin Ismail: Kampus dan Pemuda Garda Terdepan Gerakan Antikorupsi di Gorontalo

Erwin Ismail saat menjadi narasumber dalam kegiatan Integritalk yang digelar Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Rabu (21/06/2026). (Foto : Abdi)

Lisanrakyat.com – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Erwin Ismail, menegaskan pentingnya peran kampus dan generasi muda dalam membangun budaya antikorupsi di daerah. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam kegiatan Integritalk yang digelar Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Rabu (21/06/2026).

Kegiatan dialog yang mengusung tema “Membangun Gerakan Antikorupsi Berbasis Kampus dan Kepemudaan di Gorontalo” ini diikuti oleh mahasiswa FIP UNG dan menghadirkan sejumlah tokoh dari berbagai latar belakang. Selain Erwin Ismail, turut hadir Direktur ISM sekaligus Penyuluh Antikorupsi Sahrul Hikam, Dekan FIP UNG Arwildayanto, serta Ketua KNPI Kota Gorontalo Fahrudin Salilama.

Dalam paparannya, Erwin menyoroti bahwa korupsi masih menjadi tantangan serius dalam penyelenggaraan pemerintahan dan berdampak langsung terhadap kualitas pelayanan publik serta pembangunan daerah.

Baca Juga :  Komisi I DPRD Gorontalo Dorong Optimalisasi TPA dan Penguatan Pengawasan Lingkungan

“Ketika tata kelola pemerintahan tidak berjalan dengan baik, celah korupsi akan selalu terbuka. Dampaknya bukan hanya pada kerugian negara, tetapi juga pada lambatnya kemajuan daerah,” ungkap Erwin.

Ia menjelaskan bahwa DPRD memiliki peran strategis dalam mencegah praktik korupsi melalui fungsi pengawasan dan mekanisme checks and balances. Meski demikian, ia menegaskan bahwa upaya pemberantasan korupsi tidak bisa dilakukan secara parsial.

Menurutnya, kolaborasi antara lembaga legislatif, pemerintah, akademisi, serta masyarakat sipil menjadi kunci utama dalam membangun sistem pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

Baca Juga :  Ratusan Guru Non ASN di Gorontalo Tersisih dari Database PPPK, DPRD Janji Kawal Hingga Pusat

Lebih jauh, Erwin memaparkan sejumlah langkah konkret yang dapat dilakukan DPRD, di antaranya mendorong lahirnya kebijakan dan peraturan daerah berbasis integritas, memperkuat transparansi dan keterbukaan informasi publik, serta mendukung reformasi birokrasi dan digitalisasi pelayanan pemerintahan.

Ia juga menekankan pentingnya keteladanan anggota DPRD dalam menjaga etika dan integritas sebagai bagian dari upaya membangun kepercayaan publik. Dalam aspek pengawasan, DPRD terus mengawal perencanaan dan pelaksanaan APBD, memantau proyek-proyek strategis, serta menindaklanjuti hasil pemeriksaan BPK dan BPKP.

Erwin menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan Integritalk yang dinilainya mampu menjadi ruang dialog produktif antara dunia kampus, pemuda, dan pemangku kebijakan.

Baca Juga :  Paripurna DPRD Gorontalo Tetapkan Pemberhentian Wahyudin Moridu

“Forum seperti ini sangat penting untuk menanamkan nilai integritas sejak dini. Harapan kita, dari kampus akan lahir generasi muda Gorontalo yang berani menolak korupsi dan berkomitmen membangun daerah dengan cara yang bersih,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *