Lisanrakyat.com , GORONTALO – Berbagai persoalan infrastruktur hingga kesejahteraan sosial kembali mengemuka dalam kegiatan reses Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Dapil I Kota Gorontalo, H. Fikram Salilama, S.IP, yang digelar bersama warga Kelurahan Dulalowo Timur, Kecamatan Kota Tengah.
Reses masa persidangan tersebut menjadi ruang dialog terbuka antara masyarakat dan wakil rakyat, sekaligus dihadiri sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Gorontalo, seperti Dinas PUPR, Dinas Koperindag, Dinas Sosial, serta Dinas Administrasi Kependudukan. Hadir pula Camat Kota Tengah dan Lurah Dulalowo Timur.
Dalam pertemuan itu, warga memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan keluhan dan harapan, khususnya terkait kondisi infrastruktur yang dinilai masih membutuhkan perhatian serius. Beberapa titik yang disorot antara lain saluran parit di Jalan Kalimantan, jalan lingkungan perumahan, ruas Jalan Kenangan yang mengalami kerusakan, serta akses jalan di sekitar Kantor Kementerian Agama Kota Gorontalo.
Selain infrastruktur, masyarakat juga mempertanyakan kelanjutan pembangunan GOR Segmen II yang hingga kini belum menunjukkan kejelasan. Program Koperasi Merah Putih pun turut disorot, mengingat masih terkendala ketersediaan lahan seluas 30 x 20 meter untuk pembangunan gerai koperasi.
Di bidang sosial, warga meminta kepastian terkait keberlanjutan bantuan sosial bagi masyarakat desil 1 hingga desil 4. Mereka menilai kelompok masyarakat dengan kondisi rumah berlantaikan tanah dan masih menggunakan jamban terapung masih sangat layak menjadi prioritas penerima bantuan.
Tak hanya itu, aspirasi lain yang disampaikan mencakup permintaan bantuan bagi pelaku UMKM, serta bantuan beasiswa pendidikan bagi pelajar dan mahasiswa asal Dulalowo Timur.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Fikram Salilama menegaskan komitmennya untuk mengawal seluruh aspirasi masyarakat agar dapat dibahas dan diperjuangkan melalui DPRD Provinsi Gorontalo, serta dikoordinasikan dengan OPD terkait sesuai kewenangan dan skala prioritas anggaran.
“Semua yang disampaikan masyarakat hari ini akan kami catat dan perjuangkan. Reses ini penting agar kebijakan yang lahir benar-benar sesuai kebutuhan warga,” kata Fikram.
Ia juga berharap masyarakat terus berperan aktif dalam menyampaikan aspirasi dan ikut mengawasi jalannya program pembangunan demi peningkatan kesejahteraan bersama.












