LISANRAKYAT.COM , BOALEMO – Kehadiran Kapolres Boalemo yang baru, AKBP Firman Taufik, mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Meski baru menjabat sejak 9 Juli 2026, langkah awal yang dilakukan dalam penanganan dugaan aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) dinilai sebagai sinyal positif bagi penegakan hukum di Kabupaten Boalemo. Saat ini, proses penanganan perkara tersebut masih berjalan pada tahap penyelidikan dan penyidikan sesuai mekanisme hukum yang berlaku.
Menurut Fikri Linggula, Aktivis Mahasiswa Boalemo, masyarakat patut mengapresiasi komitmen awal yang ditunjukkan oleh Kapolres Boalemo. Ia menilai keberanian mengambil langkah penegakan hukum sejak awal masa jabatan menunjukkan adanya keseriusan dalam menjaga wibawa hukum di daerah.
“Kami melihat langkah awal Kapolres Boalemo patut diapresiasi. Beliau belum lama menjabat, tetapi sudah menunjukkan komitmen dalam menangani dugaan aktivitas pertambangan tanpa izin. Ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang selama ini menginginkan penegakan hukum berjalan secara adil dan tanpa pandang bulu,” ujar Fikri Linggula.
Fikri mengatakan, proses hukum tentu membutuhkan waktu. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan memberikan kepercayaan kepada aparat penegak hukum agar setiap tahapan penyelidikan dan penyidikan dapat berjalan secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Kita harus menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Jangan terburu-buru menyimpulkan hasilnya, karena penyelidikan dan penyidikan memang memerlukan waktu untuk mengumpulkan alat bukti. Yang terpenting, publik melihat adanya komitmen awal dari Kapolres dalam merespons persoalan yang menjadi perhatian masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan bahwa penegakan hukum harus menjadi instrumen untuk menghadirkan rasa keadilan bagi seluruh masyarakat.
“Semua warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum. Siapa pun yang terbukti melakukan pelanggaran harus diproses sesuai aturan yang berlaku. Kami berharap komitmen ini terus dijaga sehingga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian semakin meningkat di bawah kepemimpinan AKBP Firman Taufik,” tutup Fikri Linggula, Aktivis Mahasiswa Boalemo.












